Latar Belakang

Sebuah Program Magister baru dalam bidang ‘Manajemen Keuangan Mikro Terpadu’ (Integrated Microfinace Management – IMM) telah dibuka secara resmi pada tanggal 19 September 2011 dan pelaksanaannya telah dimulai pada tanggal 2 Januari 2012 di Program Pascasarjana Magister Manajemen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Padjadjaran (MM FEB UNPAD) di Bandung. Program ini dikembangkan oleh Program Etnosistem dan Pengembangan Leiden (The Leiden Ethnosystems and Development Programme – LEAD) dari Universeit Leiden di Belanda bekerjasama dengan UNPAD dan para Anggota Konsorsium Internasional untuk Manajemen Keuangan Mikro Terpadu (The International Consortium for Integrated Microfinance Management – ICIMM), termasuk di dalamnya Gerakan Masyarakat Pengembangan Keuangan Mikro (GEMA PKM) di Indonesia dan Institut Agronomi Mediterania Chania (The Mediterranean Agronomic Institute of Chania – MAICH) di Yunani.

Pengembangan Program Magister baru ini sepenuhnya didukung secara finansial oleh Kementerian Ekonomi Belanda. LEAD adalah sebuah program lintas disiplin ilmu di bawah Fakultas Sains Universitas Leiden dan merupakan salah satu anggota Dewan Puncak Kredit Mikro dari Lembaga-Lembaga Pendidikan.

Program Magister baru ini tidak hanya menarik minat Badan-Badan Pemerintah (Government Agencies – GAs), Lembaga-Lembaga Swadaya Masyarakat (Non-Government Organizations), Lembaga-Lembaga Keuangan (Financial Institutions – FIs), Lembaga-Lembaga Keuangan Mikro (Microfinance Institutions – MFIs), Institusi-Institusi Perbankan dan Non-Bank (Banking & Non-Banking Institutions – B&NBIs) serta Lembaga-Lembaga Keuangan Mikro Terpadu (Integrated Microfinance Institutions – IMFIs) di negara-negara yang baru mulai berkembang, tetapi juga menarik minat Dana Pengembangan Modal Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Capital Development Fund – UNCDF), organisasi PBB yang secara khusus bergerak di bidang keuangan mikro dan pembangunan daerah di seluruh dunia.